Genre-genre Male Book di NTW Season 9 dan Panduan Menulisnya    

Di musim lalu, seperti di dua musim sebelumnya, male book menjadi salah satu daya tarik yang kuat, yang mendorong para penulis NovelMe untuk terus menulis. Para penulis lama kembali muncul, bertarung di subkompetisi Male Book Arena (MBA) dan Innovation, dan bermunculan juga para penulis baru. Sebagian male book dari para penulis ini berhasil bertahan di top rank dan umumnya mereka menggunakan formula male book NovelMe.

Sayangnya, di musim lalu itu, masih banyak juga male book yang tidak mengikuti formula male book NovelMe. Dan di antara yang mengikuti formula ini pun, masih ada banyak juga yang pada akhirnya jadi salah fokus dan salah arah. Ini menunjukkan bahwa masih ada kebingungan di diri para penulis, misalnya soal apa yang menjadi fokus utama sebuah male book dengan genre tertentu. Dampak negatifnya bagi para penulis adalah male book yang mereka tulis itu jadi tidak begitu diterima oleh pembaca dan pasar, dan pendapatan harian mereka pun kecil.

Artikel ini ditulis dan ditayangkan di sini untuk mengatasi terjadinya hal serupa di musim ini. Di artikel ini akan diperkenalkan genre-genre male book yang bisa dipilih di NTW Season 9 beserta formula dasarnya. Tetapi, sebelum itu, akan dijelaskan lebih dulu apa itu male book.

Male Book dan Formula Dasarnya
Male book adalah novel yang tokoh utamanya pria dan menggunakan perspektif si pria ini di sepanjang cerita, di mana fokus cerita adalah pada bagaimana si pria ini berkembang, mengalami peningkatan dalam sejumlah hal mulai dari kondisi fisik, kondisi finansial, status sosial, kemampuan bertarung, hingga hubungan percintaan. Penting untuk diperhatikan bahwa dalam sebuah male book porsi untuk tokoh-tokoh lain selain si tokoh utama paling besar hanya 20%. Itu pun kemunculan mereka tidak boleh terasa dominan di 5 bab awal.

Ketika memublikasikan male book di NovelMe, pastikan target pembaca yang dipilih adalah Pria.

Male book memiliki formulanya sendiri yang membuatnya berbeda dari female book. Formula ini disusun berdasarkan observasi yang serius dan mendalam terhadap sejumlah male book yang sukses di NovelMe. Formula ini bisa dipakai oleh penulis yang ingin male book mereka mudah diterima oleh pembaca dan memperoleh pendapatan harian yang tinggi.

Dan berikut formula dasar male book:
Di bab pertama, hadirkan si tokoh utama yang sedang berada di titik terendah di dalam hidupnya. Munculkan masalah yang sangat berat; kalau perlu ditopang oleh masalah-masalah lain yang membuat hidup si tokoh utama pria semakin memprihatinkan. Ini penting untuk menarik simpati dan bahkan empati dari pembaca. Di akhir bab pertama, berikan kejutan penting berupa identitas asli si tokoh utama yang begitu kontras dengan sosoknya yang digambarkan di awal bab. Ini akan menjadi titik awal dari kebangkitan si tokoh utama pria, yang akan mendorong pembaca untuk lanjut membuka bab kedua.

Di bab kedua, identitas asli si tokoh utama pria terungkap, tetapi hanya kepada pembaca. Tokoh-tokoh lain di dalam cerita sebagian besar belum mengetahuinya. Si tokoh utama pun mulai mengalami perubahan secara bertahap. Selama si tokoh utama pria menyembunyikan identitas aslinya, ia menggunakan kekuatan atau kekuasaan yang diperolehnya untuk balas dendam kepada tokoh-tokoh antagonis yang sebelumnya memperlakukannya dengan sangat buruk. Di akhir bab, hadirkan sebuah ketegangan yang menggugah rasa penasaran pembaca untuk lanjut membaca ke bab selanjutnya.

Di bab ketiga, konflik yang dimunculkan di bab pertama akhirnya mencapai klimaksnya. Si tokoh utama, masih sambil menyembuyikan identitasnya, menghajar orang-orang yang memperlakukannya dengan buruk. Berikan ruang untuk pembaca merasakan kepuasan tersendiri. Setelah konflik ini selesai, segera munculkan konflik baru yang tak kalah menegangkannya, serta hadirkan kontradiksi yang kuat. Ini penting untuk menentukan apakah pembaca ingin membuka bab keempat.

Di bab keempat, si tokoh utama kembali berada dalam situasi di mana ia diperlakukan dengan sangat buruk oleh satu atau beberapa tokoh antagonis. Tegaskan kontradiksi di sini. Buat pembaca geregetan dengan cara membuat si tokoh utama menahan dirinya ketika tokoh-tokoh antagonis itu memperlakukannya dengan buruk sampai titik tertentu. Bisa juga dimunculkan tokoh antagonis baru yang membuat situasi si tokoh utama semakin buruk, tetapi jangan sampai konflik menjadi begitu rumit. Di akhir bab, buat konflik ini menuju puncak. Ini akan mendorong pembaca untuk membaca bab kelima.

Di bab kelima, konflik akhirnya memuncak. Si tokoh utama mulai menunjukkan taringnya, mempermalukan atau menghajar sosok-sosok yang memperlakukannya dengan buruk itu, tentu saja sambil menyembunyikan identitasnya. Di sini yang harus diperhatikan adalah si tokoh utama hanya menggunakan sedikit saja dari kekuatan dan kekuasaannya, tetapi pastikan ada kemajuan. Biarkan konflik bereskalasi, meningkat dan terus meningkat. Akhiri bab di titik di mana pembaca akan penasaran dan menebak-nebak bagaimana si tokoh utama mengatasi konflik ini, sehingga mereka pun membuka bab keenam.

Di bab keenam, konflik mencapai puncak. Si tokoh utama mengatasi konflik dengan membuat tokoh lain terkesan, meningkatkan value dari dirinya. Namun si tokoh utama pria masih menyembunyikan identitasnya, serta sedikit menggunakan kekuatan dan kekuasaannya. Di akhir bab, munculkan bakal konflik baru. Pastikan ada ketegangan supaya pembaca terdorong untuk membuka bab berikutnya.

Pola ini bisa terus diulang hingga beratus-ratus bab. Untuk tetap menjaga antusiasme pembaca, pastikan detail konflik berbeda, begitu juga cara penyelesaiannya.

Genre-genre Male Book di NTW Season 9
Ada sejumlah genre male book yang bisa dipilih di NTW Season 9. Genre-genre ini terbagi dua, yakni genre-genre di NTW Male Book Arena (MBA) dan genre-genre di NTW Innovation.

Genre-genre male book di NTW MBA:

  1. Menantu
  2. Miliarder
  3. Dewa Perang
  4. Kesatria
  5. Mafia
  6. Daily Life

Genre-genre male book di NTW Innovation:

  1. Fantasi
  2. Petualangan
  3. Horor
  4. Virtual Games

Dan berikut ini keterangan sekaligus formula dasar untuk tiap-tiap genre tersebut:
Menantu
Di awal cerita si tokoh utama pria digambarkan begitu miskin dan hidup menumpang di rumah mertua. Padahal, sebenarnya, ia adalah orang yang kaya-raya; ia menjalani hidup miskin karena sesuatu hal. Di satu titik identitasnya terungkap, dan perlahan ia pun berkembang menjadi seseorang yang sangat dihormati dan disegani. Saat menulis male book dengan genre ini, perhatikan formula male book yang dijabarkan tadi.

Dan satu hal lainnya yang juga perlu diperhatikan, yang menjadi fokus dari male book genre ini adalah bagaimana si tokoh utama yang telah berubah dari miskin menjadi kaya itu, dari lemah menjadi kuat itu, diam-diam membantu istrinya dan mertuanya dalam mengatasi masalah-masalah mereka  dan meningkatkan value mereka di mata anggota keluarga yang lainnya.
Contoh male book Menantu yang sukses: Hello, Mr. Presdir!

Miliarder
Di awal cerita, digambarkan si tokoh utama sebagai sosok yang miskin dan memiliki status sosial yang rendah. Ia diejek dan dihina-hina oleh orang-orang di sekitarnya. Namun, tak lama terkuak bahwa si tokoh utama ini sebenarnya adalah pewaris harta sebuah keluarga superkaya; ia menjalani hidup miskin karena sesuatu hal. Di satu titik, ia bisa kembali mengakses kekayaan keluarganya dan hidupnya pun berubah. Dengan status barunya sebagai orang yang sangat kaya, ia mulai membalas orang-orang yang sebelumnya memandangnya rendah dan memperlakukannya dengan buruk. Saat menulis male book dengan genre ini, perhatikan formula male book yang dijabarkan tadi.

Fokus dari male book genre ini adalah pada menggambarkan bagaimana perubahan si tokoh utama dari semula sangat miskin menjadi sangat kaya, dari semula status sosialnya begitu rendah jadi begitu tinggi. Tetapi, harus diingat, si tokoh utama tidak boleh sampai tersesat dan menjadi orang jahat. Semua kekayaan dan kekuatannya itu ia gunakan untuk menolong, melindungi, dan membantu sesosok wanita yang ia cintai.
Contoh male book Miliarder yang sukes: Super Rich Man, The Richest Punk

Dewa Perang
Di awal cerita, digambarkan bahwa si tokoh utama adalah sosok yang sangat disegani dan ditakuti karena ia sangat kaya dan sangat kuat. Ia adalah seorang dewa perang yang tak tertandingi. Karena satu dan lain hal, dia memutuskan untuk kembali ke kota asalnya. Dia senantiasa menyembunyikan identitasnya, sambil membalas dendam kepada orang-orang di kota itu yang dulu memperlakukannya dengan begitu buruk.

Faktor yang perlu diperhatikan dari male book genre ini adalah adanya tujuan kuat yang mendorong si tokoh utama untuk kembali ke kota asalnya itu. Tujuan ini sendiri bisa sesuatu yang sifatnya profesional seperti menjalankan misi yang sangat penting, atau sesuatu yang sifatnya personal seperti menggagalkan pernikahan wanita yang dicintainya. Faktor lainnya yang juga perlu diperhatikan adalah keahliannya yang berkaitan dengan kemiliteran, yang terhubung erat dengan julukannya sebagai sang Dewa Perang.
Contoh male book Dewa Perang yang sukses: Dewa Perang Terbaik

Kesatria/Fantasi/Petualangan
Tiga genre ini dibahas bersamaan sebab memiliki benang merah yang kuat, yakni kesamaan dalam formula suksesnya.

Di awal cerita, si tokoh utama pria berada di dalam sebuah kekacauan yang besar di mana orang-orang terdekatnya, orang-orang tersayangnya, menjadi korban. Dia sendiri pun teraniaya, tetapi dia berhasil selamat atau diselamatkan. Dia lalu berlatih, meningkatkan kemampuannya sehingga dia menjadi seseorang yang sangat kuat dan melegenda. Dia bertualang dari satu tempat ke tempat lain, bertemu dan bertarung dengan tokoh-tokoh lain. Di sepanjang cerita, sisi kepahlawanan si tokoh utama pria ini ditonjolkan.

Satu hal yang harus digarisbawahi di male book genre ini, di awal cerita si tokoh utama harus digambarkan lemah atau biasa-biasa saja. Ini supaya dia mudah dibuat menderita dan kelak memancing pembaca untuk bersimpati kepadanya. Di akhir bab pertama, sebisa mungkin, munculkan kejutan yang menunjukkan bahwa si tokoh utama ini sebenarnya adalah orang hebat atau akan menjadi orang hebat. Dan tetapkan satu tujuan yang ambisius yang akan menggerakkan cerita, yang akan mendorong cerita untuk terus bergulir hingga beratus-ratus bab. Contohnya: menghancurkan kerajaan musuh.

Sejauh ini, male book Kesatria/Fantasi/Petualangan yang sukses selalu mengambil latar di zaman dulu, di era kerajaan. Contoh male book Kesatria/Fantasi/Petualangan yang sukses: Saka Sang Pembantai, LEGENDA PEDANG API, Yoga Kelana, PENDEKAR SLENGEAN.

Mafia
Si tokoh utama adalah seseorang yang pernah menempati posisi penting di sebuah organisasi mafia tetapi karena satu dan lain hal dia menjalani hidup sebagai orang biasa, menyembunyikan identitasnya dari orang-orang di sekitarnya. Di awal cerita dia berada dalam kondisi kritis lalu seseorang dari keluarganya atau dari organisasi yang pernah dipimpinnya itu muncul memintanya untuk kembali, sambil menawarinya kekayaan atau kekuasaan. Dia menggunakannya untuk membalas perlakuan buruk tokoh-tokoh antagonis, juga untuk melindungi dan membantu sesosok wanita yang dicintainya.

Satu hal yang harus digarisbawahi di sini, si tokoh utama harus digambarkan tampan, kuat, dan kharismatik. Hal-hal ini membuat tokoh-tokoh antagonis begitu cemburu padanya dan berusaha menyakitinya. Di sepanjang cerita, ditunjukkan bahwa dia adalah sang mafia terhebat yang pernah ada.

Untuk saat ini, belum ada male book Mafia yang sukses di NovelMe. Bagi yang ingin menulis male book genre ini, bisa coba ikuti saja formula dasar male book NovelMe yang telah dijelaskan di awal tadi.

Daily Life
Si tokoh utama adalah pria yang kaya-raya dan menempati posisi tertinggi di sebuah perusahaan, tetapi di awal cerita kondisinya terpuruk karena sebuah persoalan personal yang membuatnya terguncang. (Contoh: perceraian, kematian pasangan.) Si tokoh utama berusaha untuk bangkit dari keterpurukannya ini, sambil menghadapi masalah-masalah lain yang satu per satu mendatanginya. Pada akhirnya dia tentu akan bangkit, bahkan menjadi jauh lebih kuat dan lebih tangguh dari dirinya sebelumnya.

Yang menjadi fokus di dalam male book genre ini adalah penggambaran sisi emosional si tokoh utama pria. Hal inilah yang membedakan male book genre ini dengan male book genre Miliarder atau Menantu. Umumnya, temponya cenderung lambat, tetapi akan lebih baik jika di waktu-waktu tertentu temponya dibuat cepat supaya pembaca terjebak di dalam konflik yang intens, khususnya di tiga hingga lima bab awal yang menjadi pondasi cerita.
Contoh male book Daily Life yang sukses: SINGLE DADDY karya ALLINA.

Virtual Games
Si tokoh utama pria memainkan game elektronik tertentu–bisa tentang olah raga, bisa tentang petualangan, bisa tentang pertarungan–dan menghubungkan aktivitasnya di dunia game ini dengan kehidupan nyata yang dia alami. Adegan-adegan di dalam game dimunculkan untuk menunjukkan perkembangan si tokoh utama, dari semula lemah menjadi kuat, dari semula payah menjadi hebat. Si tokoh utama berelasi dengan tokoh-tokoh lain secara online lewat game tersebut, dan ini turut membangun plot cerita secara keseluruhan. Akan ada persahabatan, juga cinta, yang dengan sendirinya terjalin.

Satu hal yang harus diingat: hal-hal terkait dunia game yang dimunculkan di cerita hanyalah latar bagi berjalannya cerita. Cerita di male book genre ini sendiri haruslah di seputar bagaimana si tokoh utama pria ini mengalami perkembangan di dunia nyatanya. Boleh ada peleburan antara dunia game dan dunia nyata, tetapi fokusnya tetap harus pada perkembangan si tokoh utama.

Untuk saat ini, belum ada male book E-Sport yang bisa dibilang sukses. Bagi yang ingin menulis male book genre ini, bisa coba ikuti formula dasar male book yang telah dijelaskan jauh di awal tadi.

Horor
Si tokoh utama pria adalah seseorang yang mengalami sebuah insiden horor di mana ia merasakan pengalaman mistis, ketakutan, juga ancaman. Seiring berjalannya waktu bermunculan juga insiden-insiden horor lainnya, misteri-misteri, dan secara psikologis memberikan pengaruh negatif yang signifikan terhadap si tokoh utama. Namun, justru dengan adanya pengaruh negatif ini, jalan cerita berkembang dan begitu pula si tokoh utama. Si tokoh utama akan menjadi semakin kuat dan kelak ia akan memecahkan misteri-misteri yang ada dan menjadi sang pemenang.

Layaknya cerita horor pada umumnya, ada beberapa elemen yang umumnya muncul: hantu, mayat, kematian, permakaman, teror, kutukan. Ketegangan adalah hal yang penting dan mesti dijaga intensitasnya, dari waktu ke waktu, dari bab ke bab. Adanya unsur ketegangan ini dapat menjadi pemicu bagi pembaca untuk terus mengikuti cerita sampai akhir.

Saat ini, belum ada male book Horor yang terbilang sukses di NovelMe. Bagi yang ingin menulis male book genre ini, bisa coba ikuti formula dasar male book yang sudah dijelaskan di atas tadi.

Saran dari Male Editor
Formula-formula male book yang dijabarkan di tulisan ini tidak wajib diikuti, tetapi jika diikuti akan meningkatkan peluang buku untuk diterima oleh pembaca dan pasar. Dengan kata lain, mengikuti formula-formula tersebut memungkinkan si penulis memperoleh pendapatan harian yang lebih baik.

Tetapi harus diingat, setiap formula punya arahnya sendiri, dan sebaiknya penulis tidak sesuka hatinya memadukan formula satu dengan formula lain yang tidak searah.

Misalnya, memadukan formula Menantu dengan formula Miliarder masih terbilang oke karena keduanya dekat, juga searah. Tetapi lain halnya jika yang dipadukan adalah formula Menantu dan formula Kesatria. Itu bisa membuat cerita berkembang ke arah yang tidak semestinya dan, pada akhirnya, menurunkan atau bahkan menghilangkan antusiasme pembaca.

Dan untuk para penulis yang ingin buku mereka mudah diterima oleh pembaca yang lebih luas, yang berarti pendapatan hariannya akan jauh lebih tinggi lagi, disarankan menulis male book yang termasuk ke dalam tiga genre ini: Menantu, Miliarder, Dewa Perang.

Selamat mencoba!

 

 

Panduan Male Book Arena
Akhirnya, kita memasuki Male Book Arena di season ini. Setelah melalui perkembangan selama dua season, banyak muncul male book yang kami nilai bagus. Dan kami berharap, di season ketiganya kali ini, male book atau novel dengan target pembaca pria bisa semakin berkembang, populer, dan berjaya.

Sebelumnya, sebagaimana kita ketahui, male book di NovelMe, yang diikutsertakan di NTW, lebih berfokus pada kisah cinta si tokoh utama pria. Ini bukan masalah, sebenarnya, hanya saja tentu tidak melulu sebuah male book menawarkan kisah cinta apalagi yang itu-itu saja. Sebuah male book bisa juga menawarkan kisah petualangan seorang pendekar, atau perjuangan seorang pria dalam mengubah nasib, atau pergulatan hidup seorang mantan penjahat yang mencoba menjadi orang baik. Intinya, ada banyak hal yang bisa ditawarkan oleh sebuah male book. Dan Male Book Arena, sebagai kompetisi khusus untuk male book, berusaha untuk membuat hal itu lebih terlihat.

Dengan kata lain: variasi. Di Male Book Arena di season 8 ini kami mencoba mendorong para penulis untuk menawarkan cerita-cerita yang lebih variatif, yang lebih beragam, sehingga pembaca jadi memiliki lebih banyak pilihan. Di season sebelumnya, secara cukup mengejutkan, cerita-cerita silat bermunculan dan bertengger di top rank. Ini menambah variasi male book kami dan kami berharap di season 8 ini akan ada tipe-tipe cerita lain yang juga muncul dan bertengger di top rank.

Adapun contoh-contoh male book di NovelMe yang telah berhasil merebut perhatian pembaca, termasuk yang baru muncul di dua season terakhir, di antaranya adalah berikut ini:
1. Super Rich Man
2. Hidden Rich Man
3. Hello, Mr. Presdir!
4. Menantu Palsu
5. Menantu Impian
6. Menantu Terkuat Sejagat
7. Pendekar Naga Iblis
8. Saka Sang Pembantai
9. Yoga Kelana
10. Richest Man Looking for Love
11. The Billionaire
12. Dewa Perang Terbaik
13. Rembulan di Pelukan
14. The Richest Heir
15. I Am Your Man

Bisa dilihat bahwa, sejauh ini, tipe-tipe male book yang digandrungi oleh para pembaca NovelMe sudah cukup variatif. Dan dengan adanya genre baru di Male Book Arena di season 8 ini, kami harap, variasi itu semakin kentara.

Penjelasan Rinci Genre-genre Male Book di Male Book Arena
Dan berikut ini penjelasan mengenai genre-genre male book yang tersedia di subkompetisi Male Book Arena di season 8 ini:

1. Kesatria
Genre ini menampung buku-buku yang bercerita tentang tokoh utama pria yang ahli dalam banyak hal dan siap siaga melindungi orang-orang yang dia sayangi. Contoh: Pendekar Naga Iblis, Saka Sang Pembantai, Yoga Kelana.
2. Miliarder
Genre ini menampung buku-buku yang bercerita tentang tokoh utama pria kaya-raya yang karena satu dan lain hal harus menjalani hidup sebagai “orang biasa” tetapi pada akhirnya dia kembali menjadi dirinya yang kaya-raya. Contoh: Super Rich Man, Richest Man Looking for Love.
3. Mengubah Nasib
Genre ini menampung buku-buku yang bercerita tentang tokoh utama pria yang berjuang untuk mengubah nasibnya, meningkatkan status ekonomi dan status sosialnya. Contoh: I Am Your Man, Dewa Perang Terbaik.
4. Menantu
Genre ini menampung buku-buku yang bercerita tentang tokoh utama pria yang hidup menumpang di keluarga istrinya dan diperlakukan dengan buruk oleh mertuanya, dan dia berusaha memperbaiki keadaannya ini. Contoh: Menantu Palsu, Menantu Impian, Menantu Terkuat Sejagat.
5. Mafia
Genre ini menampung buku-buku yang bercerita tentang tokoh utama pria yang menjalani hidup sebagai seorang mafia tetapi pada satu titik dia akhirnya memutuskan untuk menjadi “orang baik”, penuh dengan adegan aksi yang menegangkan.
6. Daily Life
Genre ini menampung buku-buku yang bercerita tentang tokoh utama pria yang menjalani kehidupan pada umumnya, bisa dibumbui dengan kisah cinta, konflik keluarga, atau konflik-konflik lainnya yang kita temukan di kehidupan sehari-hari. Contoh: The Richest Heir, Under Your Knees.

Ayo wujudkan karya Novel impian mu, jadilah penulis terkenal dan menangkan hadiahnya!

Ayo wujudkan karya Novel impian mu, jadilah penulis terkenal dan menangkan hadiahnya!

Kami rekomendasikan menggunakan PC / Laptop untuk website penulis.

close

Halo, sobat NovelMe..
Mau mendapatkan informasi terbaru dari NovelMe? Yuk ikut newsletter. Yang ikutan akan ada undian koin NovelMe untuk kamu loh. Caranya mudah, isi data kamu dibawah ini, klik "Daftar". Setelah itu konfirmasi pendaftaran kamu di email yang kamu daftarkan tadi. Mudah kan? ayo ikutan...